Wakil Bupati Pesisir Selatan (Pessel) Syafrizal berjanji segera membentuk tim untuk melakukan evaluasi terhadap tuntutan massa pendemo yang menamakan diri "Masyarakat Lumpo Pro Perubahan" yang menggelar aksi demo di halaman kantor Bupati Pessel di Painan,Senen (25/5).
Janji itu diucapkan Syafrizal setelah mendengar penyampaian tuntutan oleh enam orang perwakilan massa yang diterima Syafrizal di ruang rapat Wakil Bupati bersama dengan para kepala SKPD terkait dan unsur Muspida.
Enam orang perwakilan massa itu antara lain Karlimen Pede yang juga bertindak sebagai Koordinator Lapangan(Korlap),Ali Unir,Kamar H.B,John Virgo,Rismanil dan Vera.
Rismanil dari perwakilan massadalam kesempatan dialog tersebut mendesak Pemkab Pessel segera memberhentikan Wali Nagari Lumpo Al Ermon karena dinilai telah banyak melakukan kesalahan dalam menjalankan tugasnya sebagai Wali Nagari.Al Ermon juga dituduh telah melakukan penyimpangan penyaluran raskin dan BLT serta bantuan bencana alam.Rismanil mengaku memiliki bukti-bukti lengkap mengenai tindakan Wali nagari yang dinilai sebagai kesalahan tersebut.
Terhadap tuntutan itu,Syafrizal berjanji akan segera membentuk tim untuk menelusuri kebenaran dari apa yang telah disampaikan massa pendemo.Namun untuk memberhentikan Wali Nagari harus melalui beberapa prosedur.
"Bila memang benar terbukti dan sesuai dengan kesalahannya maka bisa saja Wali Nagari itu dicopot dari jabatannya.Namun semua itu harus kita lakukan sesuai prosedur yang berlaku,"kata Syafrizal menjawab tuntutan para pendemo.
Pertemuan antara perwakilan massa dan Wakil Bupati tersebut berlangsung sekitar satu jam.Setelah itu perwakilan massa meminta Wakil Bupati untuk menyampaikan langsung kepada massa yang masih berkumpul di halaman kantor Bupati menunggu hasil dari dialog tersebut. Namun dengan halus Syafrizal menolak permintaan dan meminta kepada para perwakilan saja yang menyampaikan hasilnya.Yang pasti Syafrizal berjanji akan segera menindak lanjuti tuntutah massa.
"Saya minta waktu seminggu untuk menyelesaikan persoalan yang menjadi tuntutan masyarakat.Untuk menyampaikan hasil pertemuan ini cukuplah rasanya diwakilkan saja kepada yang hadir disini,"katanya.
Setelah perwakilannya bertemu dengan Wakil Bupati akhirnya massa membubarkan diri.
Demo tersebut mendapat pengawalan ketat dari sekitar tiga ratusan aparat kepolisian dan Pol PP.Aksi itu juga sempat mengundang perhatian puluhan warga masyarakat yang ingin tahu kejadian sebenarnya.(Ef)
No comments:
Post a Comment